
Dive gear saya ternyata lewat jalan darat bersama rombongan lain. Doooh...! Tapi untunglah, sesaat sebelum penyelaman dimulai, gear tercinta akhirnya tiba dengan selamat di depan hidung saya.
Pantai Timur, Dermaga Patumbukang, menjadi spot pertama penyelaman hari ini. Sekitar 50 diver yang ikut serta, kemudian dibagi jadi 5 grup. Team yang turun di sini secara keseluruhan adalah yang berada di bawah tanggung jawab POSSI (persatuan Olah Raga Selam Seluruh Indonesia) Makassar. Saya dan Wina jelas se grup sekaligus 'buddy partner'.
Selain menyelam, agenda lain para diver adalah memotret keindahan alam bawah laut spot ini untuk diikutsertakan pada Lomba Foto Underwater. Dan peserta wajib menyetorkan masing-masing 5 foto andalannya dari dua kali penyelaman, untuk dinilai pada lomba tersebut. Yang jelas semua karya foto dari lomba ini milik para divers yang fotografer itu, akan dipamerkan dalam sebuah eksibisi.
O ya, ada info tambahan yang bikin saya dan Wina cengengesan bahagia. Ternyata dari Dermaga Patumbukang ini, ada ferry yang bisa mengantarkan hingga ke Labuang Bajo! Tau kan tempat itu? Yax, itulah kampungnya si Komodo yang belakangan sudah dinyatakan masuk nominasi 7 Keajaiban Dunia.
Dari pelabuhan ini, dengan modal Rp 75 ribu rupiah saja, dalam semalam ato sekitar 15 jam melaut kita sudah bisa tiba di kampungnya binatang purba itu. Plus tiket pesawat Makassar-Selayar yang sekitar Rp 300 ribuan itu, masih jauh lebih ekonomis jika dibandingkan jika dari Makassar harus naik pesawat via Surabaya atau Bali dulu untuk ke sana. Bunyinya 'juta'an cesss!
Komentar :
Posting Komentar